Rabu, April 17, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBawasluTemukan 275 Nama Pengawas Pemilu di SIPOL, Bawaslu: Dugaan Pencatutan Dapat Dijerat...

Temukan 275 Nama Pengawas Pemilu di SIPOL, Bawaslu: Dugaan Pencatutan Dapat Dijerat Pidana Umum

Jakarta, WartaPemilu – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI akan menindaklanjuti dugaan pencatutan nama dan nomor induk kependudukan (NIK) penyelenggara pemilu, baik Bawaslu maupun KPU sebagai anggota dan pengurus partai politik (parpol) di dalam Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL).

Anggota Bawaslu RI, Puadi, S.Pd., MM., menjelaskan, Tindak lanjut tersebut salah satunya berupa imbauan bagi KPU dan jajaran Bawaslu yang namanya dicatut untuk mengajukan keberatan dan permintaan penghapusan data kepada parpol.

“Kami sampaikan pada jajaran kami untuk membuat surat keberatan kepada parpol, lalu minta dihapus,” kata Puadi di Jakarta, Senin (15/8/2022).

Imbauan itu, sebut Puadi, merupakan langkah awal yang ditempuh Bawaslu. Imbauan juga disampaikan kepada KPU.

“Penyelenggara Pemilu yang merasa namanya dicatut oleh parpol dan didaftarkan dalam Sipol sebagai anggota maupun pengurus harus mengajukan keberatan secara pribadi,” jelasnya.

Jika tidak, terdaftarnya nama penyelenggara Pemilu di Sipol menimbulkan potensi pelanggaran.

“Ini masih potensi pelanggaran. Bisa pelanggaran etik, pelanggaran administrasi, atau pelanggaran pidana,” sambungnya.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Pusdatin Bawaslu itu menjabarkan, potensi pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu dapat terjadi bilamana penyelenggara Pemilu yang namanya diduga dicatut tidak menyampaikan keberatan.

Dengan demikian, lanjut Puadi, yang bersangkutan sama saja mengamini bahwa dirinya memang merupakan anggota maupun pengurus parpol.

Padahal, kata dia, penyelenggara Pemilu dilarang menjadi anggota maupun pengurus parpol.

Adapun potensi pidana, katanya dugaan pencatutan itu dapat dijerat dengan pidana umum, bukan pidana pemilu.

“Ini masuknya pidana umum, tidak ada pidana pemilunya,” tegasnya.

Sebanyak 275 nama jajaran Bawaslu dalam data SIPOL sebagai anggota maupun pengurus Parpol.

Berdasarkan sebarannya, jajaran pengawas pemilu di Papua yang paling banyak muncul, yaitu sebanyak 57 nama.

Dalam hal status kepegawaian, pengawas pada tingkat staf adalah yang paling banyak masuk dalam SIPOL.

Selain itu, terdapat 32 anggota Bawaslu/Panwaslih, dan 5 ketua Bawaslu namanya juga masuk dalam data Sipol.(*)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments