İstanbul escort bayan sivas escort samsun escort bayan sakarya escort Muğla escort Mersin escort Escort malatya Escort konya Kocaeli Escort Kayseri Escort izmir escort bayan hatay bayan escort antep Escort bayan eskişehir escort bayan erzurum escort bayan elazığ escort diyarbakır escort escort bayan Çanakkale Bursa Escort bayan Balıkesir escort aydın Escort Antalya Escort ankara bayan escort Adana Escort bayan

Senin, Maret 4, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaKPUKPU RI Akan Luncurkan "SIDAPIL" Akses Informasi Daerah Pemilihan dan Sistem Pemilu...

KPU RI Akan Luncurkan “SIDAPIL” Akses Informasi Daerah Pemilihan dan Sistem Pemilu Keseluruhan

Jakarta, WartaPemilu – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah melaksanakan Rapat Penyusunan Petunjuk Teknis tentang Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kab/Kota serta Pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah Prosedur Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilihan Umum Tahun 2024.

Dalam rapat yang digelar beberapa hari lalu, Komisioner KPU RI, Dr. H. Idham Holik, SE., M.Si., menyampaikan, Sistem Informasi Daerah Pemilihan (Sidapil) yang rencananya akan diluncurkan KPU, 14 Oktober 2022 mendatang mengingat tahapan Pemilu akan semakin padat ke depannya.

KPU berharap sebelum peluncuran, Sidapil sudah terdaftar di Kemenkominfo pada akhir bulan September ini.

Sidapil adalah aplikasi yang menyediakan akses informasi daerah pemilihan (Dapil) secara digital menyatu dengan sistem informasi Pemilu keseluruhan.

“Besar harapan saya, kita mampu mengenkripsi data-data yang ada didalam Sidapil ini untuk menjaga keamanan data,” kata Idham.

Terkait daftar inventarisasi masalah pemungutan dan penghitungan suara, Idham mengatakan, evaluasi Pemilu 2019 dapat digunakan untuk merumuskan permasalahan dan harus menjadi perhatian bersama.

Lanjut Idham, PKPU lama, petunjuk teknis, buku evaluasi penataan dapil serta RPKPU penataan dapil agar dibaca kembali sebagai pedoman agar penyusunan juknis lebih baik.

“Juknis ini dibuat sebagai panduan dalam menyusun dapil. Besok dalam penyusunan petunjuk teknis, minimal ada 4 dokumen yang harus kita baca ulang sambil melihat RPKPU. Misalnya ada klausul ini, maka bisa sisipkan pasal ini dan sebagainya,” tambah Idham.

Sebelumnya Melgia mengapresiasi semua personel yang terlibat dalam verifikasi administrasi lalu. Ia mengatakan ke depan semua jajaran sekretariat harus bersiap diri menghadapi tahapan-tahapan selanjutnya.

Sedangkan Sigit menyampaikan dalam penyusunan peraturan dan petunjuk teknis ke depan harus selaras, jangan sampai ada pertentangan antara keduanya.

“Artinya kita harus lebih mendetailkan problematika yang sering kita hadapi dalam regulasi,” tutup Sigit.

Turut hadir dalam rapat Deputi Bidang Dukungan Teknis, HM. Eberta Kawima; Kepala Biro Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Dra. Melgia Carolina Van Harling, M.A.P; dan Penata Kelola Pemilu Ahli Utama, Sigit Joyowardono serta jajaran sekretariat Setjen KPU.(*)

BACA juga berita menarik lainnya KLIK disini

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments