Rabu, April 17, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaOpiniMenuju Pilpres 2024, Beathor Suryadi: Kantong Koalisi Itu Bernama KIB dan KIR

Menuju Pilpres 2024, Beathor Suryadi: Kantong Koalisi Itu Bernama KIB dan KIR

WartaPemilu – Koalisi Indonesia Bersatu (KIR) yang berisikan Partai Golkar, PAN, dan PPP dengan mengusung Program Akselerasi Transformasi Ekonomi Nasional, “Paten” dan menjelang Pilpres 2024 nantinya masing-masing partai di KIB akan mengusulkan satu pasangan Capres-Cawapres.

Menanggapi hal itu, Politisi senior Bambang Beathor Suryadi mengatakan, Kemunculan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tidak lepas dari para ketua umum partainya yang tersandera kasus dan harus patuh kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Berdirinya KIB karena tersandera kasus, maka semua patuh ke Jokowi,” kata Beathor Suryadi. Minggu (20/11/2022).

Beathor mengungkapkan, KIB menunggu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membawa uang untuk menjadi Cawapres yang dipasangkan dengan Airlangga Hartarto.

“Sudah lama deklarasi bahwa Capres dari KIB adalah Airlangga Hartarto, kok tidak sekalian Cawapresnya? Sudah berbulan bulan, ternyata nunggu AHY datang bawa uang,” ungkapnya.

Penasihat Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) ini menyebut, Kasus yang sama dialami, Koalisi Indonesia Raya (KIR) yang sudah mengusung Prabowo Subianto sebagai Capres.

“Namun masih menunggu Puan Maharani membawa uang untuk dijadikan Cawapres. Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang disebut menjadi pendamping Prabowo sampai sekarang belum dideklrasikan secara resmi,” ujarnya.

Menurutnya, Karena Gerindra masih berkeinginan Prabowo berpasangan dengan Puan Maharani.

“Berdirinya KIR juga sudah lama, hanya disebut nama Prabowo saja Capresnya tanpa nama Cawapresnya. Cak imin, sudah pasang baliho dimana-mana siap jadi Cawapresnya Prabowo, kok belum juga dideklarasikan? Ternyata menunggu Puan Maharani dan uangnya,” cetus Beathor.

Beathor menyebut, KIB dan KIR merupakan rekayasa untuk Pilpres 2024.

“Nah itu, 2 kantong paslon yang akan tarung di 2024,” ujarnya.

Lanjut dia, Pemilik dan Pimpinan Parpol, bukan orang lain yang menyebut Partai ” hanya” sebagai perahu untuk kemenangan.

“Membangun dan membesarkan Parpol tentu berdarah-darah untuk mencapai kemenangan oleh para Elit Parpolnya,” tandasnya.(*)

BACA juga berita menarik lainnya di Kabariku.com ‘Aktif Memberi Kabar’

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments