Minggu, Mei 19, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaWartaGibran sebagai Cawapres Prabowo, Almisbat akan Menangkan Ganjar Lewat Pendidikan Politik

Gibran sebagai Cawapres Prabowo, Almisbat akan Menangkan Ganjar Lewat Pendidikan Politik

Jakarta, WartaPemilu – Diumumkannya Gibran sebagai pendamping Prabowo oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM), menghilangkan spekulasi dan keraguan dari para relawan Jokowi yang mendukung Ganjar Pranowo, terhadap posisi Jokowi dalam Pilpres dan Pileg 2024 nanti.

Almisbat meyakini, Presiden tidak akan netral dan pasti akan mendukung Prabowo-Gibran.

“Keyakinan kami berdasarkan pernyataan Presiden sendiri di Istana Negara pada bulan Mei lalu. Yang kami ragukan adalah soal motifnya. Jika dulu presiden menyatakan motifnya untuk bangsa negara, saat ini kami yakin motifnya adalah keluarga dengan memenangkan anaknya,” ucap Teddy Wibisana DPN Almisbat dalam keterangannya Selasa (24/10/20223).

Menurutnya, seringnya Jokowi bersama Prabowo, lalu manuver anak-anaknya Kaesang dan Gibran ke PSI dan ke partai-partai anggota koalisi Prabowo, sampai dikabulkannya gugatan ke MK terhadap batas usia Capres dan Cawapres, membuat Almisbat yakin bahwa Jokowi sudah menunjukan dukungan secara aktif ke Prabowo.

Bahkan, kata Teddy, Almisbat menilai, saat Jokowi mengajak Prabowo blusukan, walau bersama Ganjar, secara elektoral itu menguntungkan Prabowo dan merugikan Ganjar, karena dilakukan di kota-kota yang mana PDIP dan Ganjar memiliki dukungan yang kuat.

“Saat blusukan di Pasar Grogolan-Pekalongan bersama Ganjar dan Prabowo, jelas Prabowo diuntungkan dan Ganjar dirugikan karena Pekalongan jelas basis Ganjar. Bahkan sebelumnya di bulan Juli tanpa Ganjar, Jokowi bersama Prabowo dan Eric Tohir blusukan ke Pasar Bululawang-Malang. Dan kita tau Malang itu basis PDIP. Tidak pernah Jokowi mngajak Ganjar blusukan di Jawa Barat misalnya,” jelasnya.

Blusukan Jokowi bersama Prabowo di kandang Banteng, sudah menjadi bahasan internal di organisasi relawan seperti Almisbat, KAPT maupun Seknas Jokowi.

Hal tersebut tidak disampaikan ke publik karena relawan masih percaya bahwa Jokowi sebagai presiden harus dijaga marwahnya.

Dengan adanya keputusan MK dan dilanjutkan dengan pencalonan Gibran sebagai cawapres Prabowo, maka gambaran keberpihakan sudah terbuka sendiri.

Hal ini bagi Almisbat justru menciptakan kontestasi yang sehat, karena semua jelas dan jujur dengan posinya masing-masing.

Kalimat “Tegak lurus pada Jokowi” artinya juga semakin jelas bagi Almisbat, yaitu ikut pada pilihan Jokowi ke Prabowo. Dan itu tidak mungkin Almisbat lakukan.

“Latar belakang Almisbat itu aktivis 90-an yang punya catatan sejarah kelam tentang Prabowo. Mungkin banyak pihak yang mengagap tidak relevan untuk diungkit lagi, makanya kami lakukan dengan memenangkan Ganjar-Mahfud. Kedua, dimajukannya Gibran disaat ayahnya masih menjadi presiden, kami melihat ada potensi konflik kepentingan yang besar disitu,” ungkap Teddy.

Dalam memenangkan Ganjar, Almisbat selain melanjutkan kegiatan-kegiatan pencegahan stunting dan isu keaehatan lain di masyarakat, Almisbat juga akan memenangkan ganjar melalui pendidikan politik di masyarakat.

Lanjutnya, pendidikan politik dilakukan kepada kaum muda, untuk membangkitkan kepedulian dan kesadaran mereka soal keadilan dan kesetaraan.

“Kami akan jelaskan ke mereka, bukanlah hal yang membanggakan bagi kaum muda jika ada anak muda yang memimpin, tapi didapat karena memiliki hak istimewa (privilege). Ini akan mendorong mereka untuk mau berproses dan bekerja keras untuk mencapai keinginannya. Dan akhirnya mereka akan memiliki standar kepemimpinan seperti itu, yang ada di Ganjar,” tutup Teddy.(*)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular

Recent Comments