Respon SIAGA 98 Atas Narasi Rizal Ramli tentang Dinasti Politik Jokowi
Jakarta, WartaPemilu – Kritik Rizal Ramli terhadap munculnya Dinasti Politik Jokowi adalah kritik yang tidak berdasar secara ilmiah dan praksis.
Demikian komentar Koordinator SIAGA 98 Hasanuddin atas kritik Menko Perekonomian era Presiden keempat RI Abdurahman Wahid atau Gus Dur tersebut.
Hasanuddin menegaskan, Dinasti adalah istilah dalam monarkhi (kerajaaan), sedangkan saat ini kita menganut demokrasi.
” Tidak ada istilah itu (dinasti) dalam demokrasi,” ujar Hasanuddin, Selasa 4 Juli 2024.
Ia menambahkan, seseorang menjadi pemimpin terpilih melalui mekanisme dan prosedur yang demokrasi.
“Jokowi, Gibran dan Bobby terpilih melalui prosedur itu. Melalui pemilihan langsung. Pilihan ditentukan rakyat,” jelasnya.
Menurut Hasanuddin, narasi dinasti yang dikembangkan saat ini dan dituduhkan kepada Jokowi bernuansa politis.
“Dikesankan negatif. Namun terlalu mengada-ada,” tukasnya.
Dalam sistem rekruitmen pimpinan nasional dan daerah, semua warga negara memiliki kesempatan asal memenuhi persyaratan dan terpilih oleh rakyat.
“Jokowi, Gibran dan Bobby adalah hasil dari pilihan rakyat,” katanya.
Jadi. ungkap Hasanuddin, jangan dinafikan dan diplintir seolah-olah dipilih berdasarkan mekanisme monarkhi (kerajaan).
Diketahui, kritik Rizal Ramil dengan melontarkan narasi dinasti Jokowi tersebut diunggah dalam akun Twitter pribadi Rizal Ramli sendiri.
Rizal Ramli mengibaratkan dinasti politik Jokowi ini sudah melampaui raja terdahulu.
Pasalnya, putra-putra Jokowi kini menjadi pemimpin daerah. Bobby Nasution jadi Walikota Medan, Gibran Rakabuming Raka jadi Walikota Solo. Dan sekarang Kaesang Pangarep berniat mencalonkan diri menjadi Walikota Depok dalam Pilkada 2024.
“Tidak pernah berjuang untuk demokrasi, tetapi ketika berkuasa merusak demokrasi dan membangun dinasti bisnis-politik,” tulis Rizal Ramli.
“Padahal dulu Raja-raja berkorban untuk membentuk Republik. Eh, ndak tahu diri, malah mau bikin kerajaan! Norak,” unggahnya lagi.***
Gubernur Babel Dorong Solidaritas Perantau Sumbagsel Ekonomi di Daerah
Gubernur Sulbar Dorong Semangat Kewirausahaan GMNI Sulbar Hadapi Bonus Demografi
Ketum PPP Ingatkan Soliditas Kader PPP DIY Hadapi Pemilu 2029
PAN Usulkan Revisi UU Pemilu Dari Pemerintah Agar Tidak Konflik Parpol
PKB Tegaskan Tingkatan Kaderisasi Partai Politik Baiknya Diserahkan ke Internal Parpol
Peringati Hari Kartini Dan Hari Bumi, PDI Perjuangan Garut Kunjungi Candi Cangkuang dan Tanam Pohon
Legislator PDIP Tawarkan Solusi Peningkatan PAD dan Evaluasi BGNAgar PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu
Gubernur Khofifah Ajak Warga Siapkan Kemarau Ekstrem Jatim Hadapi El Nino 2026