Helmi Budiman Bahas Pemekaran DOB Garut Selatan Secara Masif
GARUT, WARTAPEMILU.COM – Perkembangan Daerah Otonomi Baru (DOB) Garut Selatan masih menjadi topik hangat masa kampanye Pilkada Garut 2024. Calon Bupati Garut dengan pengalaman yang cukup dalam pengelolaan pemerintahan dr. Helmi Budiman kembali angkat bicara soal pemekaran wilayah Garut Selatan yang di perkirakan tinggal penetapan Presiden.
Kepada awak media dr Helmi Budiman mengungkapkan, bahwa wacana pembentukan DOB Garut Selatan telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. Pemerintah daerah, bersama tokoh masyarakat dan DPRD, telah mengajukan proposal kepada pemerintah pusat, dengan alasan bahwa wilayah selatan Garut memerlukan perhatian khusus untuk pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan pelayanan publik.
“Banyak pihak berharap bahwa dengan pemekaran ini, potensi wilayah selatan Garut yang meliputi sektor pertanian, pariwisata, dan perikanan dapat dikelola lebih efektif,” ujar Helmi belum lama ini.
Helmi berpendapat pemekaran ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan di wilayah Garut Selatan, yang sering dianggap tertinggal dibandingkan dengan wilayah utara.
Salah satu aspek krusial dalam pembentukan DOB Garut Selatan adalah penetapan peta batas wilayah yang akan memisahkan daerah ini dari induknya, Kabupaten Garut.
Tak hanya itu Kabupaten Garut sendiri merupakan salah satu kabupaten terluas di Jawa Barat, dengan lebih dari 2,7 juta penduduk. Pemerintah pusat menganggap bahwa pemekaran ini akan memudahkan pengelolaan administrasi dan pelayanan publik, yang selama ini kurang terjangkau di wilayah selatan karena keterbatasan infrastruktur.
Dari hasil kajian tim teknis dari pemerintah provinsi Jawa Barat, wilayah yang akan menjadi bagian dari DOB Garut Selatan terdiri dari sekitar 15 kecamatan yang saat ini berada di wilayah selatan Kabupaten Garut. Kecamatan-kecamatan tersebut di antaranya:
1. Kecamatan Pameungpeuk
2. Kecamatan Cikelet
3. Kecamatan Cisompet
4. Kecamatan Cibalong
5. Kecamatan Bungbulang
6. Kecamatan Mekarmukti
7. Kecamatan Caringin
8. Kecamatan Talegong
9. Kecamatan Peundeuy
10. Kecamatan Singajaya
11. Kecamatan Banjarwangi
12. Kecamatan Pakenjeng
13. Kecamatan Pamulihan
14. Kecamatan Cihurip
15. Kecamatan Cisewu
Batas wilayah ini diperkirakan akan bersinggungan langsung dengan Kabupaten Bandung di bagian barat laut, Kabupaten Cianjur di bagian barat, dan Kabupaten Tasikmalaya di bagian timur. Sementara itu, sisi selatan wilayah ini berbatasan langsung dengan Samudra Hindia.
Pemekaran ini diharapkan dapat membawa perubahan besar bagi masyarakat di Garut Selatan. Beberapa implikasi positif yang diharapkan adalah:
Jika menjadi DOB, Garut Selatan akan mendapatkan alokasi anggaran yang lebih besar dari pemerintah pusat, yang dapat digunakan untuk membangun infrastruktur, seperti jalan raya, jembatan, fasilitas kesehatan, dan sekolah-sekolah.
Selama ini, banyak penduduk di wilayah Garut Selatan yang merasa sulit mengakses layanan administrasi karena jauhnya jarak dari pusat pemerintahan di Garut Kota. Dengan adanya pemekaran, diharapkan layanan seperti pembuatan KTP, akta kelahiran, dan perijinan lainnya akan lebih mudah diakses.
Dalam hal ini Garut Selatan memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata. Pemekaran ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dengan mempermudah akses investasi, baik dari pemerintah maupun swasta.
Diharapkan dengan adanya DOB Garut Selatan, akan ada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal kesempatan kerja dan pembangunan sarana-prasarana publik yang selama ini minim di wilayah tersebut.
” Jadi pembentukan DOB Garut Selatan adalah langkah penting untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Penetapan peta batas wilayah menjadi tahap krusial dalam proses pemekaran ini, yang akan menentukan arah kebijakan dan perkembangan daerah ke depannya. Namun, diperlukan persiapan matang dan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah untuk memastikan pemekaran ini membawa manfaat optimal bagi masyarakat Garut Selatan,” Pungkasnya. ***