Ketua Komisi IV DPRD Garut Berjanji Seluruh Aspirasi Fagar Akan Disampaikan kepada Pimpinan
GARUT|WARTAPEMILU.COM – Forum Aliansi Guru dan Karyawan (FAGAR) Kabupaten Garut, merayakan Milad ke 20 dan audensi di DPRD Garut yang dikemas dalam kegiatan silaturahmi dan “Curhatan Akbar” dalam rangka milad ke-20 FAGAR.
Dalam pertemuan itu, terdapat dua agenda utama yang disampaikan, yakni persoalan tenaga honorer di sekolah negeri dan swasta, serta isu kuota tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) penuh waktu.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Asep Rahmat, S.Pd., menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima dan menampung berbagai aspirasi dari FAGAR dalam audiensi yang digelar di ruang rapat paripurna Kantor DPRD Garut, Jumat (17/4/2026).
Ia mengatakan, DPRD telah membuka ruang dialog dan menampung berbagai aspirasi yang disampaikan, dan akan diteruskan kepada pimpinan DPRD Garut.
” Beberapa poin penting yang mencuat di antaranya masih adanya tenaga honorer yang belum terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). FAGAR meminta adanya solusi agar para honorer tersebut dapat segera masuk ke dalam sistem tersebut,” ungkap Asep.
Selain itu, terdapat juga aspirasi terkait tenaga paruh waktu, khususnya yang berstatus teknis dan bukan guru. Mereka berharap adanya kejelasan status serta peluang peningkatan menjadi tenaga penuh waktu.
Tak hanya itu, tuntutan lain yang disampaikan meliputi usulan agar guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat berada di bawah naungan Dinas Pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan melalui insentif. Asep menilai bahwa seluruh aspirasi tersebut pada dasarnya realistis dan layak untuk diperjuangkan.
Namun, ia mengakui bahwa upaya tersebut masih terbentur berbagai regulasi yang ada saat ini.“Permasalahan honorer yang belum masuk Dapodik ini sebenarnya tidak diharapkan terjadi. Pemerintah pusat sendiri menginginkan tidak ada lagi status honorer. Artinya, semua harus terdata dan jelas statusnya,” pungkasnya.
Reporter : Evan SR
Editor : Evan SR
Legislator PDIP Tawarkan Solusi Peningkatan PAD dan Evaluasi BGNAgar PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu
Gubernur Khofifah Ajak Warga Siapkan Kemarau Ekstrem Jatim Hadapi El Nino 2026
Tugu Tengkorak di Karawang Dibangun Yonif 305 Jaga Sejarah Perjuangan Prajurit
Legislator Fraksi PDIP Kecewa Dana BTT Tak Di Alokasikan Untuk Korban Bencana Hidrometeorologi
Komisi IV DPRD Garut Tegaskan Keterbatasan Fiskal Menjadi Faktor Penghambat Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
Dugaan Skandal Pejabat Sultra Beredar, Publik Desak Penelusuran Fakta
Gubernur Babel Dorong Solidaritas Perantau Sumbagsel Ekonomi di Daerah