Ngaji Politik Ala PDI Perjuangan Pamekasan; Perkuat Kesadaran Demokrasi Berbasis Nilai Keagamaan

PAMEKASAN|WARTAPEMILU.COM – Menjalankan Gerakan Politik DPC PDI Perjuangan Pamekasan, menggelar kegiatan ‘Ngaji Politik’ sebagai upaya memperkuat kesadaran politik masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan keadilan sosial di Ballroom Hotel Odaita, Jl Raya Sumenep 88 Pamekasan, Selasa (3/2/26).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengusung tema ‘kedaulatan Ditangan Rakyat’ tersebut, digelar dalam rangka Penjaringan Ketua PAC PDI Perjuangan Pamekasan, dihadiri seluruh kader partai politik (parpol) se Pamekasan.

“Ngaji Politik ini merupakan ruang edukasi politik yang menyejukkan, sekaligus membumikan ajaran agama dalam praktik demokrasi sehari-hari. Sebab bagi kami politik tidak boleh dipisahkan dari nilai moral dan etika, sehingga kekuasaan benar-benar diabdikan untuk kepentingan rakyat,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Taufadi.

Terlebih partai politik (parpol) dengan jargon populer ‘Moncong Putih’ yang merujuk pada simbol parpol, juga memiliki jargon utama yang berpusat pada semangat gotong royong, ideologi Soekarno, dan merawat kebudayaan nasional melalui slogan ‘PDI Perjuangan, Merawat Kebudayaan, Menyatukan Indonesia’.

“Secara prinsip, kegiatan Ngaji Politik ini bukan soal perebutan kekuasaan, tetapi bagaimana politik menjadi jalan pengabdian, sebagaimana ajaran agama yang menekankan keadilan, kejujuran, dan keberpihakan kepada wong cilik,” ungkapnya.

Dalam forum tersebut, peserta diajak memahami politik sebagai sarana perjuangan untuk mewujudkan kesejahteraan bersama, sejalan dengan ideologi Pancasila dan semangat nasionalisme-religius yang selama ini diperjuangkan PDI Perjuangan. Diskusi juga menyoroti pentingnya partisipasi politik masyarakat yang cerdas, kritis, dan berakhlak.

Bahkan pihaknya menilai jika pendekatan Ngaji Politik mampu menjembatani pemahaman antara agama dan negara, serta mendorong terciptanya demokrasi yang beradab. “Ketika politik dipahami dengan nilai-nilai agama, maka yang lahir adalah kepemimpinan yang amanah dan berpihak pada rakyat kecil,” tegasnya.

“Melalui kegiatan ini, PDI Perjuangan Pamekasan berharap dapat terus menanamkan kesadaran politik yang sehat di tengah masyarakat, serta memperkuat komitmen kader untuk tetap setia pada garis perjuangan partai: memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat,” harapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan komitmen merealisasikan nilai-nilai ideologi parpol yang berpihak bagi kepentingan Wong Cilik. “Komitmen kami, PDI Perjuangan Pamekasan tetap tegak lurus dalam garis perjuangan DPP PDI Perjuangan, khususnya terkait pilkada, yakni menolak Pilkada dipilih DPRD,” tegasnya.

“Sebab kami meyakini jika ide tersebut justru mencederai semangat juang Reformasi yang lahir dari pengorbanan rakyat, sekaligus mengkebiri hak konstitusional rakyat dalam memilih pemimpinnya secara bebas, jujur, dan adil,” pungkasnya.

Reporter : Ibrahiem
Editor : Sri Intan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *