Dinilai Sosok Independen Bahtiar Calon Pj Gubernur DKI Jakarta Didukung Legislatif
Jakarta, WartaPemilu – Kalangan legislatif di DPRD DKI Jakarta memberikan dukungan kepada Bahtiar Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), untuk menduduki kursi orang nomor satu di Ibu Kota.
Dr. Bahtiar, M.Si., adalah satu satu dari tiga nama yang diusulkan untuk menjabat Penjabat Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan yang akan berakhir masa jabatannya.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh yang terhormat pimpinan dan anggota DPRD DKI sebagai representasi politik masyarakat Jakarta yang telah mengusulkan saya sebagai Calon Pj Gubernur DKI Jakarta dan anggota DPD RI asal daerah pemilihan Jakarta yang memberikan semangat sebagai representasi daerah provinsi,” kata Bahtiar, Kamis (15/9/2022).
Dari hasil Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) DPRD Jakarta, ada empat nama yang muncul dari usulan fraksi-fraksi.
DPRD DKI Jakarta hanya menetapkan tiga nama yang punya suara terbesar dan selanjutkan akan diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri.
Dan dari tiga nama itu adalah Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar, Kepala Sekretariat Kepresidenan Heru Budi Hartono, dan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali.
Dimana nantinya tiga nama itu akan dipilih langsung oleh Presiden Joko Widodo (JOkowi). Nama yang dipilih akan memimpin Jakarta hingga Gubernur definitif muncul pada 2024.
Menurut Hendri Satrio, Analis Komunikasi Politik figur Bahtiar ini lebih tepat memimpin Jakarta. Pasalnya, posisi Pj Gubernur DKI Jakarta membutuhkan sosok yang netral.
“Dari nama-nama (calon Pj Gubernur DKI Jakarta) itu, menurut saya, Dirjen Kemendagri yang paling netral, dalam arti ya dia memang karena tugas dia sebagai Dirjen Kemendagri, kalau yang lain punya kemiripan seolah-olah mereka punya beking,” katanya.
Ia mengatakan Bahtiar lebih independen ketimbang nama-nama lain yang disodorkan DPRD Jakarta ke Kemendagri.
Bahtiar dinilainya tidak terikat dengan lingkaran kekuasaan. Di luar itu, Pj Gubernur DKI Jakarta yang nantinya akan dipilih Presiden Jokowi harus mampu melanjutkan program-program yang sudah berjalan baik.
“Jadi yang paling netral citranya itu memang Kemendagri, dan kita kan pernah juga Jakarta dipimpin oleh Dirjen kemendagri,” tandasnya.(*)
BACA juga berita menarik lainnya KLIK disini
DIreksi Perumda Intan Garut Jadi Rebutan
Pendekatan Victim Centered Approach Untuk Pemenuhan Rasa Keadilan Bagi Korban Dalam Kasus Kekerasan Seksual Oleh Oknum Dokter Kandungan di Garut
Tanggapi Sidang MK, Haidar Alwi: Keterangan Ahli Tim AMIN Tidak Konsisten
BIAYA AMBANG BATAS PARLEMEN
Abuse of Power, Politik Dinasti ala Jokowi dan Perlawanan terhadap PDIP
Muhaimin Iskandar dan Janji Pembebasan Palestina
Legislator PDIP Tawarkan Solusi Peningkatan PAD dan Evaluasi BGNAgar PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu
Gubernur Babel Dorong Solidaritas Perantau Sumbagsel Ekonomi di Daerah
Gubernur Khofifah Ajak Warga Siapkan Kemarau Ekstrem Jatim Hadapi El Nino 2026