DPP PDI Perjuangan Kunjungi Zocha Graha Kriya
GARUT|WARTAPEMILU.COM – Dalam rangka menyambut dan memperingati HUT R.A.Kartini pengurus DPP PDI perjuaangan beserta DPD PDI Perjuangan jawa barat mengunjungi Zocha Graha Kriya yang memproduksi sajadah, taplak meja yang bahan dasarnya dari akar wangi yang karyawannya perempuan dan juga dari penyitas.
Menurut Bintang Puspayoga selaku Pengurus DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak menjelaskan bahwa formula untuk memberdayakan para perempuan bagi para kaum penyintas atau disabilitas sesuai arahan dari Ketua Umum Megawati, pihaknya mendapatkan tugas untuk turun langsung ke akar rumput.
“Pemberdayaan buat penyitas berbasis pada UMKM formulanya kalau waktu memungkinkan Rencana awal kita mendatangi ke daerah yang dibina lamgsung ke basis itu ada 3 titik karena kerajinan yang ada keterlibatan petani, kemudian penenun, ada pelukis dan kemasan.
Bagi perempuan disabilitas dan itu menjadi arahan prioritas ibu ketua umum kami disamping kami mempersiapkan ruang pemasarannya untuk kelompok rentan bagaimana kita mengangkat kelompok rentan benar -benar memberdaya diakar rumput ini dan salah satu contoh rorokenes itu adalah membina ibu-ibu yang anaknya disabilitas,” jelasnya.
“Mohon maaf kalau punya anak difabel dan disabilitas kan butuh waktu yang luar biasa dari orang tuanya dalam hal ini adalah perbuatannya sehingga dirumahnya itu bisa menganyam dan nanti bahannya diberikan oleh rorokenes dan nanti dipackaging dan dibranding dengan brand mereka,”tambahnya.
Sementara itu, menurut Joanna Lie selaku Owner Zocha Graha Kriya menyampaikan bahwa dirinya sangat bahagia dan mengapresiasi atas kunjungan Ibu Bintang Puspayoga selaku Pengurus DPP PDI Perjuangan dan juga pernah menjabat Mentri Perlindungan Perempuan dan Anak.
“Saya sangat bersuka cita karena akhirnya ibu Bintang sampai ke tempat kami, karena sebetulnya produk kita sudah dibeli oleh Ibu Megawati itu semenjak 5 tahun lalu atau sebelum covid kurang lebih,”ujarnya (20/4/26)
Joanna juga mengatakan bahwa produknya sudah lama dibeli oleh ibu Bintang, bahkan ketika dirinya (ibu bintang/red) sudah tidak menjabat menjadi mentri produknya tetap dibeli untuk memenuhi kebutuhan Fraksi PDI Perjuangan.
“Beliau sangat apresiet pada masyarakat dibawah yang juga memberdayakan perempuan jadi hubungan kita sebetulnya tidak pernah putus, apalagi saat ibu Bintang menjabat sebagai mentri Perempuan dan Anak membeli souvenir kita untuk kebutuhan kantor dan ketika beliau sudah tidak menjabat beliau masih membeli kebutuhan untuk fraksi PDI Perjuangan,”jelasnya.
“Baru pertama kali bertatap muka secara langsung hari ini, selama ini kami belum bertemu secara lamgsung rasa yang kami rasakan benar benar nyata tidak hanya wacana tapi real bisa dirasakan oleh masyarakat bawah terutama untuk menghidupi keluarga keluarga pengrajin. Produk yang menjadi andalan sepertu Taplak, Sajadah dan tisu yang berulang kali dibeli untuk sovenir,” tambahnya
Zocha Graha Kriya sendiri berdiri pada tanggal 9/9/1999 sehingga sudah 26 tahun berkarya. Sementara itu Zocha artinya mata, Graha artinya rumah dan Kriya artinya karya sehinga Zocha Graha Kriya mengandung arti Perempuan-perempuan berkarya di rumah yang menghasilkan karya dan bisa dinikmati mata.
Reporter : Noto PW
Editor : Noto PW
PAN Usulkan Revisi UU Pemilu Dari Pemerintah Agar Tidak Konflik Parpol
PKB Tegaskan Tingkatan Kaderisasi Partai Politik Baiknya Diserahkan ke Internal Parpol
Ratusan Lintas Generasi Perempuan Ramaikan Peringatan Hari Kartini
Ngaji Politik Ala PDI Perjuangan Pamekasan; Perkuat Kesadaran Demokrasi Berbasis Nilai Keagamaan
Sikap PKB Mengenai Ambang Batas Parlemen Jangan Hilang Walau Ada Putusan MK
Perkuat Pengawasan Partisipatif, GP Ansor Sleman Gandeng Bawaslu Bekali Kader Literasi Politik
Warga Indonesia Ternyata Gemar Bayar Pakai QRIS, Pertumbuhannya Capai 111,94 Persen
DPP PDI Perjuangan Kunjungi Zocha Graha Kriya