Oknum Politisi Golkar Sebut Sekjen PDI Perjuangan Cengeng, Dominggus Yable: Kebanyakan Spekulasi dan Gila Hormat
WartaPemilu – Dominggus Yable, aktivis asal Tanah Papua menanggapi pernyataan salah satu Politisi Golkar Andi Sinulingga di Warta Ekonomi.co.id yang membeberkan bahwa Sekjen PDI Perjuangan sering cengeng soal yang dibanding Bandingkan dan kalau Jokowi yang diomongin sana sini, Ngomong Etika, Seperti yang Paling Beretika “Tentunya Pertanyaan Seperti itu menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak paham dan Asal Bunyi’.
Menurut aktivis asal Tanah Papua ini, yang Membeberkan bahwa Sekjen PDI Perjuangan sering Cengeng adalah pernyataan keliru, salah alamat dan tidak mendasar.
“Justru pak Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI Perjuangan mengutarakan setiap problem berdasarkan kapasitas sebagaimana berada dalam posisi Pemerintahan yang berkuasa saat ini dan pantas mengungkapkan fakta, bukan mitos,” ujarnya.
Dominggus Yable mengimbau untuk menghentikan spekulasi, arogan dan jangan jadi politisi murahan.
“Sebab apapun yang diutarakan oleh Pak Sekjen PDI Perjuangan sesungguhnya bukan soal Membandingkan tetapi tetapi Soal Fakta dan Kenyataan,” ucapnya.
Cara pandang sempit itulah yang akan memacu sesat berfikir, kata Dominggus Yable, sesungguhnya menatap masa depan bangsa Indonesia diukur dari perjuangan, bukan pencitraan.
“Apalagi modal Spekulasi tanpa data, fakta dan menuding tanpa alasan itu namanya gila hormat,” tandasnya.(*)
BACA juga berita menarik lainnya di Kabariku.com ‘Aktif Memberi Kabar’
Legislator PDIP Tawarkan Solusi Peningkatan PAD dan Evaluasi BGNAgar PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu
Gubernur Khofifah Ajak Warga Siapkan Kemarau Ekstrem Jatim Hadapi El Nino 2026
Tugu Tengkorak di Karawang Dibangun Yonif 305 Jaga Sejarah Perjuangan Prajurit
Wakil Ketua DPRD Garut Apresiasi Harlah ke 76 Fatayat NU dan Minta Perempuan Muda Jadi Motor Pembangunan
Legislator Fraksi PDIP Kecewa Dana BTT Tak Di Alokasikan Untuk Korban Bencana Hidrometeorologi
Komisi IV DPRD Garut Tegaskan Keterbatasan Fiskal Menjadi Faktor Penghambat Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu